Selasa, 15 Maret 2011

Televisi dan perilaku agresi pada anak


Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu mereka di depan televisi daripada bersama orang tua mereka. Televisi mempunyai pengaruh yang paling besar bagi perkembangan anak daripada media masa lainnya. Dampak positif yang diberikan televisi bagi anak yaitu menampilkan program pendidikan, meningkatkan informasi tentang dunia jauh lebih dalam, dan memberikan contoh tingkah laku prososial bukan antisosial.
Selain dampak positif, terdapat juga dampak negatif dari televisi yang dapat mempengaruhi anak-anak adalah membuat anak lupa mengerjakan PR, membuat mereka menjadi pelajar pasif, mengajarkan mereka stereotype, mengajarkan kekerasan dan tingkah laku agresi, dan memberikan gambaran yang tidak sesuai kenyataan tentang dunia.

Jumlah peningkatan perilaku agresi pada anak dapat dipengaruhi oleh acara-acara yang terdapat pada televisi. Anak-anak tersebut memodeling perilaku kekerasan yang ditayangkan di televisi. Beberapa penjelasan bagaimana kekerasan yang terdapat pada acara televisi dapat  mempengaruhi anak-anak :
·  Anak-anak mempelajari perilaku sosial melalui observasi, walaupun terkadang mereka tidak menyadari terjadinya proses belajar tersebut.
·  Seringnya anak-anak melihat perilaku kekerasan dalam televisi akan menciptakan pemikiran agresi. Hal tersebut akan tertanam pada pemikiran anak, menyatu dengan emosi anak dan akan mempengaruhi perilaku anak.

Anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu mereka di depan televisi daripada bersama orang tua mereka. Televisi mempunyai pengaruh yang paling besar bagi perkembangan anak daripada media masa lainnya. Dampak positif yang diberikan televisi bagi anak yaitu menampilkan program pendidikan, meningkatkan informasi tentang dunia jauh lebih dalam, dan memberikan contoh tingkah laku prososial bukan antisosial.

Selain dampak positif, terdapat juga dampak negatif dari televisi yang dapat mempengaruhi anak-anak adalah membuat anak lupa mengerjakan PR, membuat mereka menjadi pelajar pasif, mengajarkan mereka stereotype, mengajarkan kekerasan dan tingkah laku agresi, dan memberikan gambaran yang tidak sesuai kenyataan tentang dunia.

Jumlah peningkatan perilaku agresi pada anak dapat dipengaruhi oleh acara-acara yang terdapat pada televisi. Anak-anak tersebut memodeling perilaku kekerasan yang ditayangkan di televisi. Beberapa penjelasan bagaimana kekerasan yang terdapat pada acara televisi dapat  mempengaruhi anak-anak :
·  Anak-anak mempelajari perilaku sosial melalui observasi, walaupun terkadang mereka tidak menyadari terjadinya proses belajar tersebut.
·  Seringnya anak-anak melihat perilaku kekerasan dalam televisi akan menciptakan pemikiran agresi. Hal  tersebut akan tertanam pada pemikiran anak, menyatu dengan emosi anak dan akan mempengaruhi perilaku anak.

Oleh karena itu, ada baiknya apabila orangtua cukup cerdas dalam memberikan tontonan tayangan televisi pada anak. Orangtua sebaiknya memberikan penjelasan kepada anak acara apa yang baik untuk mereka tonton dan apa yang tidak baik. Selain itu, ada baiknya apabila terdapat orangtua atau orang dewasa yang ikut mendampingi anak saat menonton televisi. Peran orangtua atau orang dewasa saat mendampingi anak adalah memberikan penjelasan tentang adegan-adegan pada televisi yang sedang mereka tonton.

2 komentar: